Haul Masyayikh dan Haflah Akhir Sanah Pondok Pesantren Ummul Quro

Ummulquro.co.id,-
Malam Jum’at, tanggal 25 Sya’ban 1439 H bertepatan dengan tanggal 10 Mei 2018, Pondok Pesantren Ummul Quro menggelar agenda tahunan, yaitu Haflah Akhir Sanah yang digabung dengan haul Masyayikh, para leluhur pengasuh PP Ummul Quro.

Dalam acara ini ditampilkan kreasi-kreasi santri, dari kesenian hingga kemampuan keilmuan yang telah mereka pelajari, diantaranya demontrasi membaca kitab Hasyiyah Baijury Syarah Fathul Qorib, yang ditest langsung oleh pengasuh di atas pentas,dengan disaksikan oleh para wali santri dan para undangan, mereka membaca kitab tersebut secara acak, dengan menjelaskan makna, Murad dan susunan nahwu shorofnya.

Di awal acara, pengasuh menyampaikan sambutan kepada para undangan, setelah berterimakasih atas kehadiran mereka dan mohon maaf atas segala kekurangan, beliau menyampaikan tentang sejarah pendirian Pondok Pesantren Ummul Quro dengan segala liku-liku perjuangan dan rintangan-rintangannya, sebagai penyemangat bagi para guru dan wali santri, bahwa perjuangan menegakkan Agama Islam, tidak semudah membalik telapak tangan, tapi pelan namun pasti, Allah akan menolong mereka yang mau menolong Agama Allah.

Rangkaian acara Haflah disempurnakan dengan caramah agama yang disampaikan oleh KH Abdul Wahhab Jazuli, beliau adalah Mursyid thoriqoh syadziliyah kab. Bangkalan, dalam ceramahnya beliau menyampaikan bahwa orang tua yang memondokkan anaknya di Ummul Quro, berarti telah ikut berperan dalam menolong agama Allah, yang menurut janji Allah, mereka akan diberi keselamatan dalam meniti jembatan siroth Al Mustaqim kelak, yang jarak tempuhnya 1000 tahun mendatar, 1000 tahun menikung, 1000 tahun menanjak, dan 1000 tahun menurun, maka mereka akan dikuatkan kaki-kakinya hingga sampai pada tujuan utama yaitu Syurga.

Beliau juga menyampaikan, bahwa orang tua yang mendukung pendidikan anaknya di pondok, maka semua amal kebaikan anaknya dengan secara otomatis akan mengalir kepadanya walaupun orang tuanya sudah di alam kubur hingga hari kiamat.
(bukhoriimam)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *